to: my b
saat pertemuan
kerap kali terdengar tentang si jejaka, indah parasnya, sopan tingkahnya, lembut tuturnya..
bila berbicara mampu meruntunkan seluruh hati yang mendengar,
bila tertawa, bisa meluruhkan jantung,
bila terdiam, ada rindu yang akan menyapa hati.
siapa jejaka itu?
milik siapakah dirinya?
ingin di tegur, tapi terasa malu..
ingin tersenyum padanya, tapi bimbang di katakan perigi cari timba..
tapi hati memberontak ingin berbicara..
namun perasaan malu mengelukan lidah mematikan bicara
wajah redupnya
sangat mempesona
menjadi teman
dirinya penuh jenaka
hati begitu terpesona
tapi sememangnya siapa la diri ini untuk memilikinya
dia buruan gadis
diri ini hanya layak menjadi teman setia
pendengar segala yang di jiwa
terasa cukup bertuah
punya teman cukup istimewa
tak perlu memiliki hatinya
menjadi teman sudah membahagiakan
kau pilih aku
ada cemburu
semakin kuat cemburunya
ada bimbang
semakin kuat bimbangnya
tapi seharusnya diri ini yang bimbang
kamu buruan
sedang diri ini gagak hitam
duhai jejaka
xperlu bimbang
hati ini tertawan sedari dulu
takkan terusik
walau dibaris seribu lelaki di depan ku
hanya kamu satu di hati
No comments:
Post a Comment